Bogor – mcbrnews
Pengunduran diri dari jabatan Ketua Umum NGO KBB (Kabupaten Bogor Bersatu) menuai respons dari inisiator pembentukan organisasi tersebut.
Dalam keterangannya, Aliv mengaku tidak terkejut dengan keputusan yang diambil Rizwan. Ia menilai dinamika internal organisasi memang telah lama menunjukkan adanya ketidakharmonisan dalam pengambilan keputusan.
“Saya tidak heran dengan sikap tersebut. Selama ini, berbagai usulan dan saran yang saya sampaikan sebagai bagian dari inisiator organisasi seolah tidak pernah digubris oleh Ketua Umum,” ujar Aliv.
Lebih jauh, Aliv menyoroti adanya pergeseran arah gerak organisasi yang dinilai keluar dari jalur awal pembentukan. Menurutnya, NGO KBB semula dibentuk sebagai wadah perjuangan yang fokus pada pengawalan regulasi, khususnya terkait Peraturan Bupati (Perbup) di parlemen daerah.
Namun dalam perjalanannya, organisasi justru dinilai terlalu agresif dalam mencari persoalan di berbagai instansi pemerintahan.
“Awalnya kita fokus pada pengawalan kebijakan di parlemen. Tapi belakangan, arah organisasi menjadi tidak terkontrol, bahkan cenderung membabi buta dalam mencari permasalahan di tiap dinas hingga kebijakan-kebijakan bupati. Ini tentu keluar dari koridor awal,” tegasnya.
Menyikapi kekosongan kepemimpinan, Aliv menyatakan untuk sementara dirinya akan mengambil alih posisi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum NGO KBB hingga dilaksanakannya musyawarah pemilihan ketua definitif.
“Sementara ini saya akan menjalankan amanah sebagai Plt Ketua Umum, guna menjaga stabilitas organisasi sampai terpilihnya ketua yang baru melalui mekanisme yang sah,” jelasnya.
Dalam kepemimpinan sementara tersebut, Aliv juga menegaskan komitmennya untuk mengembalikan arah organisasi agar lebih konstruktif dan bersinergi dengan para pemangku kepentingan di Kabupaten Bogor.
“Kami akan membangun sinergi dengan Forkopimda Kabupaten Bogor dalam rangka bersama-sama membangun Bumi Tegar Beriman. NGO harus menjadi mitra strategis, bukan sekadar oposisi tanpa arah,” katanya.
Meski demikian, Aliv tetap menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan Rizwan selama menjabat sebagai Ketua Umum.
“Saya tetap mengucapkan terima kasih kepada saudara Rizwan atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini. Setiap kepemimpinan tentu memiliki dinamika dan tantangannya sendiri,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Aliv mengimbau seluruh anggota NGO KBB untuk mulai mempersiapkan kandidat terbaik guna melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi.
“Saya mengajak seluruh anggota untuk bersiap dan berpartisipasi aktif dalam proses pemilihan Ketua Umum yang baru. Kita butuh figur yang mampu merangkul, menjaga soliditas, dan mengembalikan marwah organisasi,” pungkasnya. (Red)
